Tidak bisa di paksa untuk lupa, hanya saja bisa di sesuaikan untuk tidak luka
Kemarin kamu bilang bahwa kita sudah tidak cocok lagi untuk saling memiliki, hati kita sudah tak bersenyawa lagi, bukan karena ada unsur lain yang mengusik kita, jalan pikiran yang kita punya sudah jauh berbeda meskipun aku masih ingin merasakan rasa yang sama bersamamu dengan penuh tawa dan canda bukan duka. Apakah kita bersenyawa karena saling memaksa ? atau kita hanya saling ingin membuat indra perasa tidak luka ? Apakah ini bisa di sebut cinta jika kita bersama menjalin sebuah hubungan bukan karena hati yang menerima ? Aku memang selalu bertanya, meski sampai saat ini tidak kunjung ada yang menjawabnya, kadang aku bertanya kepada angin tentang kenapa rasa yang kita miliki mudah rapuh namun angin hanya memberikan kesejukan yang menyuruh untuk berfikir dingin dan tidak bertanya tentang itu sampai akhirnya aku menyimpulkan sendiri kenapa kita rasa yang kita punya mudah rapuh. Dan aku rasa cinta kita rapuh karena kita bersenyawa di atur sedemikian rupa oleh aku supaya...