Karena Kamu Cuma Satu ...
Suasana hati yang bergemuruh, dalam balutan melodi yang tiap nada-nya berirama, tiap ketukan berubah menjadi sebuah lantunan yang menyakitkan, setiap jeritan dari suara itu menjemukan, seakan menahan hati untuk murka. Suatu saat aku percaya akan hadirnya sebuah realita indah antara kita dengan bumbu canda dan tawa, saat itu kita akan saling bersama dan membangun sebuah nahkoda untuk mengarungi lautan samudra yang luasnya melebihi jarak antara jawa dan papua, kita akan mengarungi itu berdua sampai ada sesosok jiwa yang hadir atas dasar buah cinta kita dan kita akan selalu membahagiakannya sampai suatu saat harus berpisah karena dia harus bisa menjadi seperti kita, memiliki nahkoda dan mengarungi benua. Membahagiakan saat membayangkan itu semua, dalam doa selalu ku selipkan sebuah keinginan untuk semua bayang ini menjadi kenyaatan meski mungkin sangat jauh, namun itu akan menjadi bayangan yang selalu membuatku tersenyum karena menyenangkan. Hidup tak melulu soal kenyataan...