Sesusah Itukah Membuat Seseorang Itu Peka ?


Hati ini hampir hancur saat aku tahu kamu tidak mencintaiku balik, ketika aku sadar lirik lagu dari Dewa 19 – "Cintaku bertepuk sebelah tangan" itu meresap kedalam pori-pori jiwa dan masuk kedalam rongga-rongga hati yang terbuka lalu membuat sebagian perasaan mati rasa.



Saat sebagian perasaan ini merasa ada rasa yang berbeda terhadap kamu yang disana, yang selalu tersenyum, dan selalu terlihat keren dengan setelan baju SMA  yang di keluarkan, pake gelang warna hitam merah dan rambut kamu yang selalu rapi.

Aku selalu ingin terpaku saat melihatmu berjalan, saat kamu mengobrol dengan teman kamu, saat kamu melakukan kegiatan lainnya aku hanya ingin terpaku melihat kamu. Namun akhirnya aku sadar bahwa perempuan tidak seharusnya begitu. Perempuan harusnya di lihat oleh laki-laki bukan sebaliknya.

Saat ini, detik ini aku ingin aku menjadi seorang pria lalu kamu menjadi seorang wanita dimana aku bisa bebas mengungkapkan apa yang aku rasa kepada mu tanpa halangan antara laki-laki dan Perempuan.

Tapi aku ini bukan berada di dunia Harry Potter, ini bukan berada di dunia fantasi, ini bukan mimpi, ini kehidupan nyata yang mengharuskan aku untuk tidak mempercayai sihir, semuanya harus berdasarkan logika dan hitung-hitungan matematika semata. Seperti halnya aku hanya bisa memprediksi berapa persen kamu suka ke aku bukan menyirih kamu untuk suka kepada ku.

Dan faktanya ini hanya tentang aku seorang perempuan yang mencintai seseorang yang laki-laki yang sangat ingin aku miliki, yang sangat aku sayangi meski aku hanya bisa menunggu dia peka bahwa aku loh cinta kamu, aku loh selalu memperhatikan kamu, aku loh yang pertama khawatir saat kamu jatuh ketika main basket dan aku loh yang selalu ingin tau tentang kamu.

Apakah etika menjadi penting saat ini untuku, untuk menyatakan sebuah perasaan ya meskipun enggak sepatutnya untuk menghilangkan segala etika lalu menyatakan semua rasa ke kamu.

Tapi etika penting bagiku, bagi perempuan. Aku harus menjaga segala sesuatu yang akan membuat citra ku sebagai seorang perempuan menjadi gak baik gara-gara aku memulai duluan, aku mengungkapkan rasa sayang ku ke kamu duluan.

Aku sebagai wanita hanya bisa menunggu kamu, untuk lebih peka terhadap setiap keadaan yang aku  lakukan untukmu dengan segala kode-kode yang diusahakan untuk mudah di mengerti oleh kamu. Selanjutnya aku hanya ingin kamu peka ! kamu peka kalo aku sayang kamu ! aku ingin.

Berharap kamu peka adalah sesuatu yang sangat mustahil untuk kamu lakukan meski aku udah berupaya untuk mengkode kamu tapi kamu terlalu payah untuk menyadari itu,  untuk menyadari kode itu, untuk membaca kode itu ! kamu payah ! kamu bodoh ! aku cinta kamu payah !

Akhirnya aku hanya bisa termenung, tersenyum melihat kamu, melihat keadaan bahwa kamu menjadi kekasihnya dia, sahabatku. Apakah sesusah itu kode yang aku berikan untuk mu ? atau kamu memang bodoh ?.

Comments

  1. problematika memang. ketika cewek menuntut cowok untuk peka karena mereka selalu menganggap kaum cowok gak peka. tapi pada faktnya, cowok peka dengan cara mereka sendiri. cara yang tak dioketahui wanita. ahay. tapi ngena juga yak, melihat orang yang disuka jadi pacar sahabat sendiri.

    ReplyDelete
  2. Hiii ribet ya cewek, padahal kalau mau diungkapin kan semua jadi jelas. Malu sedikit sih, tapi kan jadi jelas. Kalaupun ditolak kan, ya tinggal move on aja...

    ReplyDelete

Post a Comment

Tanggepin postingan di blog ini dengan komentar, biar tambah rame aja, tapi enggak juga gak apa-apa itu mah gimana kamu aja, iya kamu ) karena dengan baca postingan di blog ini tandanya tulisan gue di hargain, jadi thanks buat yang udah baca #ea.

Popular posts from this blog

SIALAN

Short Movie Film : SUDUT

Pengen bahagia ? Cintai hidup kamu.